1.
Pemahaman
Lokasi TeSIS 2013
A. SEJARAH DESA CIBODAS
Desa Cibodas
dikenal sejak tahun 1815, pada masa Pemerintahan Hindia Belanda degan Sistem
Tanam Paksa (Cultur Stelsel) dimana penduduk setempat diwajibkan menanam Kopi
yang dibutuhkan oleh pemerintahan yang berkuasa pada saat itu. Semula Desa
Cibodas dikenal dengan nama Leuweung
Datar karena kondisi wilayah pada saat itu masih dalam bentuk hutan tetapi
rata. Penduduk Asli Desa Cibodas berasal dari Kota Bandung, Sumedang dan
Subang. Nama Kampung di wilayah Desa Cibodas berasal dari nama dimana tempat
asal penduduk tersebut salah satu contohnya : Kp.Cibeunying, Kp.Dago,
Kp.Kosambi, Kp.Buahbatu dll.
B.
ARTI/MAKNA CIBODAS
CIBODAS terdiri
dari dua suku kata yaitu CI berarti Cai (Air) BODAS berarti Putih, murni atau bersih Sehingga CIBODAS mengandung
arti suatu kehidupan dimana penduduk dan lingkungannya hidup dengan Cinta
Kasih, tentram dan sejahtera lahir dan batin
C. GAMBARAN UMUM DESA CIBODAS
Desa Cibodas memiliki luas wilayah 1.273,44 Ha, berada pada ketinggian
1260 M diatas permukaan laut dengan curah hujan 177,5 Mm/Tahun dengan suhu
rata-rata 19 s/d 22º C, dengan batas wilayah antara lain :
- Utara : Desa Wangun Harja
- Timur : Desa Suntenjaya
- Selatan : Kecamatan Cimeyan
- Barat : Desa Langensari
Jumlah penduduk Desa Cibodas pada saat ini (tahun 2008) berjumlah 9.799
jiwa dengan Jumlah Penduduk Laki-laki 4.912 Jiwa dan Jumlah Penduduk Perempuan
4.887 jiwa. Desa Cibodas dibagi dengan 3 Wilayah Dusun, 17 Wilayah RW dan 66
Wilayah RT dengan jumlah Kepala Keluarga 2.949.
D.
MATA PENCAHARIAN
Mata Pencaharian Penduduk Desa Cibodas mayoritas
terdiri dari : PETANI, BURUH TANI,
PETERNAK, WIRASWASTA, PNS, PEGAWAI SWASTA, POLRI / TNI
E. SARANA DAN PRASARANA
SARANA PENDIDIKAN (PORMAL – NON
PORMAL) :
- TK : 2 Unit
- TPA : 9 Unit
- SD : 5 Unit
- SMP : 1 Unit
- PONTREN : 1 Unit
- MAJELIS TA’LIM : 18 Unit
- MADRASAH : 6 Unit
- PKBM : 1 Unit
- PERPUSTAKAAN : 1 Unit
- PELATIHAN TANI : 2 Unit
Pelatihan Pertanian yaitu : 1) MTJ (Mekar
Tani Jaya) Pusat Pelatihan Magang Agribisnis bagi petani dan swasta se Indonesia, 2) P4S Tani Mandiri Mendidik para
petani di seluruh Indonesia
untuk di kirim ke Jepang. keberadaan Desa Cibodas Kec. Lembang sudah cukup
dikenal baik dalam dan luar negri
SARANA KESEHATAN
:
- PUSKESMAS : 1 UNIT
- POSYANDU : 17 UNIT
- POLI KLINIK : 1 UNIT
- MASJID : 22 UNIT
- MUSHOLA : 7 UNIT
- LAPANG BOLA VOLI : 10 BUAH
- LAPANG BULUTANGKIS : 4 BUAH
- LAPANG TENIS MEJA : 5 BUAH
- KOLAM RENANG : 1 BUAH
- KACAPI KAWIH : 3 GROUP
- DEGUNG : 2 GROUP
- PENCAK SILAT : 3 GROUP
- QOSIDAH : 19 GROUP
- DANGDUT Elektune : 3 GROUP
SARANA TRANSPORTASI :
Angkutan Pedesaan : 20 buah
Ojeg :
10 Pangkalan
LEMBAGA
PEREKONOMIAN
Kelompok Tani : 18 Kelompok
Kelompok Ternak : 6 Kelompok
BIDANG KEAMANAN
& KETERTIBAN
-
POS KAMLING :
42 Unit
-
Kelompok Ronda :119
Kelompok
-
Babinkamtibmas :
1 Orang
-
Babinsa :
1 Orang
-
Linmas :
42 Orang
-
Polmas : 22 Orang
-
Kasatgas :
1 Orang
LEMBAGA
KEUANGAN MIKRO
.
BPABS ( Badan Pengelola Air Bersih dan Sanitasi pedesaan )
. Simpan
Pinjam MTJ
. Simpan
Pinjam Cipta Bakti
. Simpan
Pinjam Grand Yasai
F. SEKTOR PEREKONOMIAN UNGGULAN DI DESA CIBODAS
1.
Produk Olahan, terdiri dari :
- Makanan Kecil
diantaranya : Keripik singkong, Kerupuk susu, dll
2.
Produk Sayuran Segar
-
Di pasarkan ke
supermarket dan pasar swalayan yang ada di Bandung,
Jakarta, Surabaya
dan Bali
-
Khusus untuk komoditi
Cabe Paprika dan Buncis sudah dapat
menebus Pasaran Eksport ke Singapura dan Taiwan, sampai hari ini masih terus
berlangsung
3.
Tanaman Hias terdiri
dari :
-
Bunga potong terdiri
dari Hebras, Anyelir, Krisan, Aster,Kerak lili dll
-
Bunga pot ( bunga
rental) terdiri dari Anggrek, kaktus,Palm, dll
4.
Produk Pupuk Organik
& Pestisida
-
Pupuk Organik terdiri
dari cascing, Bokasi dipasarkan sampai ke Jepang
-
Pestisida Nabati, Pestisida yang dibuat dari bahan dasar
tumbuh- tumbuhan seperti Kacang babi,
bawang putih, kunyit, pepaya dll
5.
Produk Peternakan
terdiri dari :
-
Produk Susu segar di
Kirim ke KPSBU Lembang ± 9.000 Ltr/Hari
dari 300 Peternak
-
Produk Kelinci hias dan
pedaging
-
Produk Hamster
G.
PRESTASI DESA CIBODAS
1985 : Juara 1 GHS Tingkat Provinsi
1992 : Juara Utama IV GHBP Tingkat Provinsi
1996 : Juara Pos Yandu Tingkat Nasional, Juara 3 Karang Taruna Tingkat Provinsi
2002 : Juara 1 PSM Tingkat Provinsi
2003 : Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten
2006 : Juara 1 Pemuda Kelompok Ternak Tingkat Provinsi
H. BIDANG PEMERINTAHAN
-
Pemerintahan Desa
-
Badan Permusyawaratan
Desa (BPD)
-
Dusun
A.
LEMBAGA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
-
Lembaga Pemberdayaan
Masyarakat Desa ( LPMD )
-
Tim Penggerak
Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP-PKK )
-
Majelis Ulama Indonesia ( MUI
)
-
Rukun Warga ( RW )
-
Forum Komunikasi RW
-
Rukun Tetangga ( RT )
-
Karang Taruna Indonesia
unit Desa Cibodas ( KTI )
-
Petugas Sosial
Masyarakat ( PSM )
-
Desa Siaga
-
Dewan Kesejahteraan
Masjid ( DKM )
-
Majelis Ta’lim
-
Pengajian Al-Hidayah
-
Perpolisian
Masyarakat(POLMAS )
-
Paguyuban Seni & Budayawan Bandung ( PASEBAN )
Sumber : Dokumentasi
Kelompok Tani Mekar Tani Jaya
Tahukan kalian ?
A. Sejarah
kota Bandung
- Bandung dulunya (tepatnya pertengahan abad ke-17) hanya sebuah kabupaten dengan ibukotanya adalah Krapyak (Dayeuhkolot) + 11 km sebelah selatan Bandung sekarang.
·
Bupati
pertamanya adalah Tumenggung Wiraangunangun.
·
Ketika
Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels berkuasa (1808-1811), ia memerintahkan
memerbaiki dan memperlebar jalan di utara pulau jawa untuk kelancaran
menjalankan tugasnya di Jawa.
·
Pembangunan
jalan itu dimulai dari Anyer yaitu ujung barat Jawa Barat sampai ke Panarukan
di ujung timur Jawa Timur yang berjarak + 1000 km. Jalan Raya tersebut
dinamakan Jalan Raya Pos (Goote Postweg)
·
Kota
Bandung juga dilewati oleh jalan Raya Pos tepatnya di daerah Bandung sekarang,
jalan raya itu adalah Jalan Jenderala Sudirman-Jalan Asia Afrika-Jalan Ahmad
Yani, berlanjut ke Sumedang dan seterusnya.
·
Setelah
selesai pembangunan jalan raya pos, Daendels melalui surat tanggal 25 Mei 1810
meminta Bupati kabupaten Bandung dan Bupati kabupaten Parakanmuncang untuk
memindahkan ibukota masing-masing ke daerah Cikapundung dan Andawadak
(Tanjungsari), mendekati Jalan Raya Pos tepatnya di sekitar Alun-alun Bandung
sekarang.
·
Namun
demikian, pembangunan Bandung yang semula hanya sebuah kabupaten menjadi sebuah
kota hingga seperti sekarang bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas
prakarsa Bupati kabupaten Bandung saat itu yaitu Bupati R.A. Wiranatakusumah II. Maka
dengan alasan tersebut Bupati R.A. Wiranatakusumah II adalah pendiri kota
Bandung. Kota Bandung diresmikan sebagai ibukota baru Kabupaten Bandung (pada
pemerintahan Hindia Belanda) dengan surat keputusan tanggal 25 September 1810.
B.Bandung
saat ini
·
Bandung saat ini adalah pusat pemerintahan, pusat
pendidikan & kebudayaan sekaligus juga pusat wisata di Jawa Barat dan
Indonesia.
·
Sebagai pusat pemerintahan, Bandung adalah tempat
Gubernur Jawa Barat menjalankan tugasnya sebagai kepala daerah Jawa Barat.
·
Sebagai
pusat pendidikan & kebudayaan, kota Bandung menjadi pilihan mereka yang
ingin menimba ilmu di universitas dan perguruan tinggi yang beragam dan
berkualitas. Kita pasti tidak asing dengan ITB (Institut Teknologi Bandung),
UNPAD (Universitas Padjajaran), dan perguruan tinggi lainnya. Kota Bandung juga
menyediakan banyak sumber belajar bagi kita dengan peninggalan-peninggalan
bersejarahnya berupa bangunan bersejarah dan juga pusat-pusat kebudayaan.
·
Sebagai
pusat wisata, Bandung menyediakan banyak pilihan. Mulai dari wisata alam,
wisata budaya dan juga wisata
pendidikan. Dengan mudahnya akses menuju Bandung (pembangunan jalan tol
Cipularang), Bandung menjadi salah satu tujuan utama wisatawan nusantara dan
wisatawan mancanegara.
Berbagai Link yang
dapat memperkaya pengetahuan tentang lokasi :